1. Keluarga
  2. Keuangan

Pengertian Zakat Fitrah, Syarat, Niat, & Tata Cara Pembayarannya

Bulan Ramadhan telah tiba dengan seluruh berkah Allah swt. yang menyertai. Pintu neraka ditutup serapat-rapatnya pada bulan ini dan ampunan dibuka selebar-lebarnya. Beragam ibadah wajib dan sunnah dapat dilaksanakan sebagai ladang pahala bagi diri sendiri.

Tak hanya puasa, ibadah yang wajib dilaksanakan bagi seseorang yang telah memenuhi syarat adalah zakat. Apa pengertian zakat fitrah? Ada berapa syarat wajib zakat fitrah? Bagaimana bunyi niat zakat fitrah untuk keluarga? Bagaimana tata cara zakat fitrah yang benar? Kepada siapa kita dapat bayar zakat fitrah? Simak penjelasan selengkapnya hanya di Bunda Times. 

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitroh adalah satu dari 5 rukun Islam yang wajib ditegakkan oleh umat muslim yang beriman. Zakat ada beraneka macam. Namun, zakat yang diwajibkan adalah Zakat Fitroh atau zakat nafs dengan tenggat waktu penyerahan zakat hingga sebelum shalat Idul Fitri. Zakat ini dapat berupa beras, jagung, dan makanan pokok pada daerah tersebut. Jumlah yang wajib dikeluarkan adalah sebesar 1 sha’ atau jika dikonversikan adalah 2,5 kg.

Syarat Wajib Zakat Fitrah 

Dalam pelaksanaannya, hanya seseorang yang sudah memenuhi syarat wajib yang diperkenankan membayar Zakat Nafs. Untuk itu, Bunda perlu mengetahui syarat wajib  zakat fitroh yang sesuai syariat:

1. Islam serta Merdeka

Syarat wajib zakat fitroh yang pertama yaitu seorang pemeluk agama Islam dan bukan budak. Tidak diwajibkan zakat atas orang yang belum merdeka dan tidak memiliki hak atas dirinya sendiri. 

2. Hidup Di Awal hingga Akhir Ramadhan

Zakat Nafs hanya wajib dilaksanakan apabila seseorang menemui dua waktu, atau sederhananya masih memiliki nyawa ketika bulan Ramadhan dan Syawal walau hanya sesaat. Seseorang yang wafat di tengah-tengah bulan Ramadhan tidak diwajibkan untuk menunaikan zakat ini. 

3. Berkecukupan

Muslim yang telah berkecukupan diwajibkan untuk membayar zakat sesuai besaran yang sudah ditentukan dan disepakati.

Tata Cara Bayar Zakat Fitrah

Tata Cara Bayar Zakat Fitrah (sumber: Pixabay)
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah (sumber: Pixabay)

Seiring perkembangan teknologi, umat Islam telah dimudahkan jika ingin bayar zakat nafs. Telah banyak Amil Zakat yang mudah dijangkau dan akan membantu menyalurkan Zakat-zakat yang Bunda dan keluarga tunaikan, baik berupa uang dengan nominal tertentu atau langsung berupa beras. Berikut adalah tahapan-tahapannya:

1. Zakat Nafs ditunaikan berupa makanan pokok dari suatu daerah dengan besaran yang telah dikonversikan dari 1 sha’, yaitu 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok. Beras contohnya.

2. Menentukan dengan cara apa pembayaran Zakat Nafs akan ditunaikan. Apakah langsung berupa barang atau dengan memberikan sejumlah nominal uang seharga makanan pokok pada besaran tersebut.

3. Menemui Amil Zakat terdekat untuk menyerahkan zakat.

4. Petugas Amil Zakat akan membantu dalam penyerahan, termasuk niat dari Zakat Nafs

Ketentuan Zakat Fitrah yang Harus Dikeluarkan

Ketentuan Zakat yang Harus Dipenuhi sebagai seorang Muslim (sumber: Pixabay)
Ketentuan Zakat yang Harus Dipenuhi sebagai seorang Muslim (sumber: Pixabay)

Seperti yang telah dipaparkan di atas, bayar Zakat Nafs bisa dengan uang tunai maupun barang. Karena harga makanan pokok seperti beras yang fluktuatif, Baznas biasanya mengeluarkan surat keputusan (SK) di setiap tahunnya untuk besaran nominal nilai zakat fitroh tunai. 

Perlu diingat semua umat Islam pada segala jenis usia diwajibkan membayar Zakat Fitroh. Tak terkecuali, janin yang masih ada di kandungan Bunda atau si Kecil yang baru beranjak beberapa bulan. Keduanya telah diwajibkan zakat atasnya. 

Waktu Zakat Fitrah Dibayarkan

Setelah mengetahui seputar pengertian hingga ketentuan zakat nafs, perlu kita ketahui kapan saja waktu yang boleh, afdhol, bahkan dilarang untuk menunaikannya. Berikut ini adalah rangkuman tentang waktu zakat nafs dapat dibayarkan. 

  • Waktu Mubah: Awal bulan hingga akhir bulan Ramadhan
  • Waktu Wajib: Saat matahari terbenam pada hari terakhir bulan Ramadhan.
  • Waktu Afdhal: Seusai melaksanakan solat subuh pada hari terakhir bulan Ramadhan hingga waktu sebelum mengerjakan sholat Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal 
  • Waktu Makruh: Seusai mengerjakan sholat idul fitri sampai sebelum terbenam matahari.
  • Waktu Haram: Saat matahari telah tenggelam pada hari raya Idul Fitri atau 1 Syawal

Selalu pahami waktu-waktu krusial dimana Zakat Nafs boleh ditunaikan. Jangan sampai terlewat waktu karena akan menyebabkan zakat yang ditunaikan tidak dihitung lagi sebagai Zakat Fitroh, melainkan sebagai sedekah biasa. 

Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah (sumber: Pixabay)
Niat Zakat Fitrah (sumber: Pixabay)

Niat yang lurus dan ikhlas adalah usaha dari manusia agar ibadah dapat diterima disisi Allah swt. Begitu pula dengan zakat. Jangan hanya langsung membayar zakat tanpa memahami niatnya. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mempelajari, paling tidak mengetahui bagaimana lafadz niat zakat nafs yang benar.

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ (Bahasa Arab)

Transliterasi: Nawaitu an ukhrija zakatal-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya berniat mengeluarkan zakat fitroh untuk diri sendiri wajib hukumnya karena Allah Ta’ala.”

Sementara itu, terdapat niat zakat fitrah untuk keluarga secara spesifik berbunyi:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ (Bahasa Arab)

Transliterasi: Nawaitu an ukhrija zakaatal-fitri annii wa an jamii’i ma yalzimuniyy nafaqatuhum syar’ann fardhan lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya berniat untuk mengeluarkan zakat fitroh bagi diri sendiri beserta seluruh orang yang nafkahnya telah menjadi tanggungan saya, wajib hukumnya karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Doa Mandi Puasa Ramadhan, Niat Keramas, & Tata Cara Melakukannya

Nah, itulah jadi serangkaian informasi seputar Zakat Nafs atau Fitrah. Bunda dapat membagikan artikel ini kepada kerabat serta sanak terdekat agar semakin banyak yang memperoleh manfaatnya.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pengertian Zakat Fitrah, Syarat, Niat, & Tata Cara Pembayarannya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Anak muntah dan mencret, yang umumnya dikenal sebagai muntah dan diare pada anak, merupakan masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh orangtua dan pengasuh. Meskipun gejala ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, penting untuk segera mengatasinya guna memastikan kesehatan anak. Artikel ini akan memberikan wawasan mengenai penyebab, tindakan pencegahan, dan cara merawat anak yang mengalami anak […]

    Trending

    Ingin mengatur jadwal kegiatan harian anak di rumah tapi bingung bagaimana caranya? Sebetulnya, untuk membuat jadwal kegiatan harian anak di rumah, Bunda perlu menyesuaikan kondisi dan aktivitas si kecil terlebih dahulu. Misalnya, jika si kecil masih belum bersekolah, Bunda bisa membuat jadwal hariannya dengan membagi waktu bermain permainan dan membantu pekerjaan rumah. Yuk, simak contoh […]
    Saat sedang menyusui bayi, Bunda mungkin pernah menemukan ASI berwarna kuning dan berminyak. Sebetulnya, apa penyebab ASI berwarna kuning dan berminyak? Apakah hal tersebut berbahaya? Supaya nggak penasaran, Bunda bisa menyimak penjelasan mengenai penyebab ASI berwarna kuning dan berminyak pada artikel Bunda Times kali ini! Kenapa ASI Berwarna Kuning dan Berminyak? ASI berwarna kuning dan […]
    Saat memasuki masa kehamilan, Bunda tentu akan merasakan berbagai perubahan pada tubuh, baik secara fisik maupun psikis. Salah satu perubahan yang kerap dialami oleh ibu hamil adalah munculnya bintik-bintik di sekitar areola payudara. Sebenarnya, areola ada bintik apakah tanda hamil? Pada kesempatan kali ini, Bunda Times akan mengupas tuntas fakta mengenai kemunculan bintik-bintik pada areola […]
    Daun miana adalah daun yang memiliki kombinasi warna merah dan hijau. Namun, tak hanya terlihat indah tampilannya, ternyata ada berbagai manfaat daun miana bagi kesehatan cukup beragam. Daun miana sebenarnya sudah dikenal sebagai tanaman herbal dengan segudang khasiat sejak zaman dahulu. Namun, beberapa dari Bunda mungkin masih asing dengan nama daun ini. Pasalnya, di Indonesia […]