1. Home & Living

Bolehkah Sikat Gigi Saat Puasa? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Puasa merupakan kegiatan yang menjadi salah satu bentuk ibadah bagi umat muslim. Selama berpuasa, umat muslim diharuskan untuk menahan lapar, haus, serta hawa nafsu serta menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa lainnya mulai dari terbit fajar sampai matahari terbenam. Banyak yang masih dipertanyakan oleh umat muslim mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menjalankan ibadah puasa, salah satunya ialah sikat gigi saat puasa.

Di kesempatan kali ini, Bunda Times akan membahas segala hal yang berkaitan dengan sikat gigi saat puasa, mulai dari hukum sikat gigi saat puasa, cara menyikat gigi yang dapat membatalkan puasa, hingga tips mengatasi bau mulut selama berpuasa. Yuk, Bunda, simak pembahasan sikat gigi saat berpuasa selengkapnya di bawah ini!

Bolehkah Kita Sikat Gigi Saat Puasa?

Sebenarnya, Bolehkah sikat gigi saat puasa? Menurut Ustadz Khalid Basalamah, sikat gigi saat puasa sebenarnya boleh saja dilakukan dan tidak akan membatalkan puasa. Yang terpenting, umat muslim harus melakukannya dengan hati-hati dan jangan sampai menelan air atau pasta gigi yang digunakan untuk menyikat gigi.

Pendapat dari ulama lain mengatakan bahwa sikat gigi yang dilakukan saat menjalankan ibadah puasa hukumnya adalah makruh. Makruh berarti hal tersebut boleh saja dilakukan, namun lebih baik untuk dihindari. Hukum makruh dari sikat gigi saat puasa ini dimaksudkan dari kekhawatiran umat muslim terhadap benda asing yang bisa saja masuk ke dalam tenggorokan selama bersikat gigi, seperti air atau bahkan pasta gigi.

Selain itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Bidang Dakwah, Cholil Nafis, mengatakan bahwa aturan sikat gigi selama berpuasa ini boleh dilakukan jika belum melewati waktu adzan Dzuhur. Apabila telah melewati waktu adzan Dzuhur, sikat gigi saat berpuasa akan bersifat makruh.

Selama berpuasa, umat muslim tetap diharuskan untuk menjaga kebersihan seluruh anggota tubuhnya, tidak terkecuali dengan gigi dan mulut. Maka dari itu, apabila ingin menghindari sikat gigi saat puasa karena hukumnya yang makruh, Bunda dapat melakukan sikat gigi setelah sahur sebelum adzan Subuh berkumandang dan setelah berbuka puasa atau sebelum tidur.

Bagaimana Menyikat Gigi yang Membatalkan Puasa?

Sikat Gigi yang Membatalkan Puasa (sumber: Pexels)
Sikat Gigi yang Membatalkan Puasa (sumber: Pexels)

Mengutip dari Imam Nawawi di dalam Majmu, Syarah al-Muhadzdzab mengatakan bahwa, “Apabila ada orang yang menggunakan siwak basah, lalu airnya terpisah dari siwang yang ia gunakan atau bulu-bulu (cabang-cabang) kayunya terlepas dan tertelan, maka puasa orang tersebut menjadi batal dan tidak ada perbedaan pendapat ulama. Hal ini dijelaskan oleh al-Faurani dan ulama lainnya.” (Abi Zakriya Muhyiddin bin Syaraf an Nawawi, al Majmu, Maktabah Al Irsyad, Jeddah, Juz 6, Hal. 343)

Berdasarkan penjelasan tersebut, hal yang dapat dipahami yaitu sikat gigi dapat membatalkan puasa apabila menyebabkan benda asing, seperti pasta gigi atau air, tertelan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Maka dari itu, umat muslim perlu berhati-hati jika ingin menyikat giginya saat menjalankan ibadah puasa supaya tidak tertelan.

Tips Mencegah Bau Mulut Saat Berpuasa

Tips Mecegah Bau Mulut (sumber: Pexels)
Tips Mecegah Bau Mulut (sumber: Pexels)

Bau mulut yang muncul ketika seseorang tengah berpuasa secara fisiologis merupakan hal yang normal dan umum terjadi. Bau mulut saat berpuasa disebabkan oleh perut kosong yang dapat meningkatkan asam lambung, sehingga asam lambung tersebut menguap keluar melalui rongga mulut dan menimbulkan bau yang kurang sedap.

Selain itu, bau mulut juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kesehatan mulut dan kondisi tubuh lainnya hingga gaya hidup yang kurang baik. Untuk mencegah bau mulut yang berlebihan selama berpuasa, Bunda Times akan memberikan tipsnya melalui penjelasan di bawah ini.

Membersihkan Lidah

Membersihkan lidah merupakan salah satu cara untuk mengurangi bau mulut baik saat berpuasa maupun tidak berpuasa. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan rongga mulut dan gigi.

Lidah menjadi salah satu anggota tubuh yang sering dijadikan sebagai tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Maka dari itu, membersihkan lidah menjadi hal yang penting untuk dilakukan untuk menjaga kesehatan mulut dan menghindari bau mulut yang berlebihan.

Rutin Menyikat Gigi

Sikat gigi di bulan puasa tetap harus dilakukan oleh umat muslim. Apabila ingin menghindari hukum makruhnya, Bunda tetap harus menyikat gigi secara rutin di luar jam puasa. Waktu sikat gigi saat puasa yang paling tepat yaitu setelah menyantap makanan sahur sebelum adzan Subuh berkumandang serta sebelum tidur di malam hari.

Perbanyak Minum Air Putih

Minum air putih harus dicukupkan bahkan saat berpuasa sekalipun. Bunda dapat mencukupi kebutuhan air putih tubuh saat berpuasa dengan ketentuan 2 gelas setelah bangun tidur, 2 gelas setelah menyantap sahur, 2 gelas saat berbuka puasa, dan 2 gelas sebelum tidur.

Kurangi Merokok

Merokok adalah gaya hidup yang kurang baik karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan, salah satunya yaitu kesehatan gigi dan mulut. Rokok ini dapat menyebabkan noda pada gigi serta memicu terjadinya kanker mulut.

Berkumur-kumur menggunakan Obat Kumur

Berkumur dengan obat kumur sebenarnya bukan hal wajib yang dilakukan untuk menjaga kesehatan mulut. Namun, berkumur dengan obat kumur dapat mencegah tumbuhnya bakteri pada rongga mulut dan gigi sehingga membantu Bunda untuk mengatasi bau mulut saat berpuasa.

Nah, seperti itulah tadi pembahasan sikat gigi saat puasa yang dapat Bunda Times berikan. Selama berpuasa, umat muslim diharuskan untuk tetap menjaga kebersihan anggota tubuhnya, seperti mulut dan gigi. Sikat gigi saat puasa merupakan hal yang tidak dilarang namun akan lebih baik apabila melakukannya di saat sahur dan setelah berbuka puasa untuk menghindari benda asing masuk ke dalam tenggorokan.

Jangan lupa ikuti terus laman Bunda Times untuk mengetahui informasi keseharian orang tua dan konten parenting lainnya, ya, Bunda!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Bolehkah Sikat Gigi Saat Puasa? Ini Penjelasan Lengkapnya!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Luqman, sebuah nama yang memancarkan aura kebijaksanaan dan kecerdasan. Berasal dari bahasa Arab dan memiliki makna yang cukup mendalam. Dalam artikel ini, mari kita selami arti nama Luqman dan kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan. Makna dan Asal Usul Nama Luqman (لُقْمَان) memiliki arti “bijaksana”, “cerdas”, atau “berakal budi”. Kata ini berakar dari kata “al-luqmān” (اللُّقْمَان) […]

    Trending

    Elshanum mungkin masih termasuk salah satu nama yang masih terhitung jarang dipakai. Bahkan saking jarangnya ketika kamu search pada  pencarian hampir tidak menemukan sosok terkenal yang bernama Elshanum. Justru kebanyakan terdapat pada nama usaha, seperti online shop, kost-kostan dan produk pakaian. Nah, berhubung masih jarang, bisa jadi kesempatan Bunda dan Ayah untuk memberikan nama Elshanum […]
    Sekilas kelihatannya pemberian nama pada anak, hanya sekadar mencari dan lalu asal memakainya saja. Padahal sebenarnya hal tersebut tidak mudah, lantaran dalam memberikan sebuah nama harus memperhatikan beberapa hal, seperti arti dan menyangkut harapan orang tua dimasa depannya kelak. Tapi, tenang sekarang ini tentu sudah banyak terdapat pilihan. Kali ini bakal membahas beberapa kombinasi dari […]