1. Balita & Anak

Referensi Panduan Jadwal Kegiatan Anak Usia 3 Tahun

contoh kegiatan anak pada jadwal
anak sedang bermain dengan teman-temannya. Foto: unsplash.com/Fabian Centeno

Masa balita (kategori usia 0 sampai 5 tahun)merupakan periode emas bagi perkembangan fisik, kognitif, dan sosial emosional anak. Pada usia 3 tahun, anak-anak penuh dengan rasa ingin tahu dan energi yang berlimpah. Maka tidak heran saat ini banyak yang sudah memasuki pra-sekolah (PAUD). 

Berhubung sudah mulai melakukan beberapa kegiatan,penting bagi orang tua untuk menyediakan jadwal kegiatan yang seimbang dan menyenangkan untuk mengisi hari mereka. Buat Bunda sedang mencoba untuk membuat jadwal kegiatan, Berikut adalah contoh jadwal kegiatan anak usia 3 tahun yang dapat  jadikan inspirasi:

Tips Menyusun Jadwal Kegiatan

Sebelum menyusunnya ada beberapa hal dan tips yang mesti Bunda perhatikan saat menyusun jadwal kegiatan:

  • Sesuaikan dengan Kebutuhan dan Minat Anak

Setiap anak memiliki kebutuhan dan minat yang berbeda. Perhatikan apa yang disukai anak dan masukkan ke dalam jadwal, seperti memainkan mainan favoritnya dan bermain dengan teman sebayanya.

  • Sebaiknya Fleksibel

Maksudnya, jangan terlalu terpaku dengan jadwal yang sudah dibuat dan fleksibel. Terkadang walau sudah terjadwal, ada saja hal yang terjadi diluar rencana dan anak usia tersebut termasuk anak yang butuh kebebasan untuk melakukan suatu hal.

  • Libatkan Anak Dalam Penyusunan Jadwal

Sebisa mungkin libatkan anak dengan cara mintalah pendapat anak tentang kegiatan yang ingin mereka lakukan dan tanyakan kapan ingin melakukan aktivitas favoritnya.  Hal ini akan membuat mereka lebih semangat untuk mengikuti jadwal.

  • Gunakan Visualisasi

Dengan gambar atau foto. Selain terlihat lebih menarik, visualisasi juga bermanfaat untuk membantu anak memahami jadwalnya. Serta melatih untuk mengingat aktivitas yang dia lakukan.

  • Berikan Reward

Ketika berhasil mengikuti jadwal dengan baik dan teratur. Jangan ragu untuk Berikan pujian kepada anak ketika mereka berhasil mengikuti jadwal. Bentuk lainnya bisa dengan pemberian reward. Contohnya memperbolehkan untuk menonton film favorit dengan durasi lebih lama dan membelikan barang. Hal ini akan mendorong motivasi mereka melakukan rutinitasnya. 

Baca Juga: Contoh Jadwal Kegiatan Harian Anak di Rumah dan Manfaatnya

Manfaat Positif Anak Memiliki Jadwal Kegiatan

  1. Meningkatkan disiplin dan tanggung jawab, Anak menjadi belajar untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya tepat waktu.
  2. Membantu anak belajar mandiri, anak bisa untuk melakukan kegiatan sendiri tanpa selalu dibantu oleh orang tua dan pengasuhnya.
  3. Meningkatkan fokus dan konsentrasi, belajar untuk fokus pada satu kegiatan dalam waktu tertentu.
  4. Mengembangkan kemampuan sosial, ini membuat anak belajar untuk berinteraksi dan bermain dengan teman sebaya maupun sosok lebih tua (orang tua temannya dan guru).
  5. Meningkatkan kualitas tidur, karena sudah terdapat pada jadwal sehingga anak bisa memperhatikan waktu tidur dan terbiasa bangun pagi.

Baca Juga: Bunda, Yuk, Pantau Jadwal Imunisasi Bayi 0-24 Bulan Ini!

Contoh Jadwal Kegiatan Anak Usia 3 Tahun

06.00-07.00: Bangun Tidur

Jadwal bangun tidur ini penting karena nantinya anak bakal terbiasa untuk bangunnya seterusnya. Usahakan jadwalnya tetap konsisten meskipun dalam keadaan sedang libur (jika sudah bersekolah).

07.00-08.00: Persiapkan Diri

Kegiatan persiapkan diri meliputi, mulai dari merapikan tempat tidur, sarapan dan mandi. Ini juga agar anak semakin siap untuk memulai hari.

08.00-09.00: Siap Untuk Menuju Sekolah

Biasanya untuk sekolah usia tersebut jam masuknya sekitar jam 8 hingga 9 pagi. Kalau libur, jam segitu bisa diganti dengan aktivitas, seperti bermain sambil belajar dengan orang tua dan menonton kartun kesukaannya.

09.00-12.00: Isi dengan Kegiatan Bermanfaat

Kemungkinan jam segitu, anak sedang bersekolah. Selama berada di sekolah melakukan kegiatan belajar. Oh, iya begitu pulang sekolah jika langsung pulang ke rumah, sebaiknya mandi terlebih dahulu sebelum melanjutkan aktivitas.

Kalau sedang tidak sekolah, bisa dengan menggambar, melukis, bernyanyi bareng dan bermain di taman bermain indoor (karena sinar matahari sudah mulai terik).

12.00-13.00: Makan Siang

Makan siangnya bisa bersama dengan orang tuanya. Terlebih pada usia itu, anak mulai menyukai beberapa hidangan dewasa. Sehingga sudah tidak terlalu sulit untuk memilih makanan. Bahkan terkadang restoran menyediakan menu khusus anak. Jika keadaanya tidak bersama orangtua (kerja), pengasuh atau orang yang menjaganya akan menyuapinya. Tapi tetap perhatikan kandungan gizinya.

13.00-15.00: Tidur Siang

Setelah makan siang, terkadang ada anak yang langsung tertidur karena kekenyangan. Fungsi tidur siang salah satunya untuk mengembalikan tenaga serta mengistirahatkan otak anak.

15.00-17.00: Bermain & Makan Sore

Beruntunglah kalau tinggal di kawasan yang saat sore, anak-anak berkumpul dan bermain bersama. Biasanya ditemani oleh masing-masing pengasuhnya. Waktu favorit setelah waktu ashar (sekitar jam 15.30) yakni ketika matahari sudah tidak terlalu menyengat. 

Namun kalau tidak ada, alternatifnya bermain bersama orang yang menjaganya dalam rumah.Kadang berbarengan dengan makan sore.

17.00-18.00: Mandi Sore

Mandi sore tersebut tujuannya untuk menyambut orang tuanya pulang bekerja. Tujuannya supaya lebih fresh dan bersih. 

18.00-19.00: Makan Malam

Begitu orangtua sudah berkumpul, merupakan jam persiapan buat makan malam. Bagi beragama Islam, orangtuanya sekalian ibadah maghrib.

19.00-22.00: Menuju Tidur

Pada saat inilah, orangtuanya yang bekerja memanfaatkan waktu ini untuk berinteraksi dengan anak. Adapun kegiatannya berupa pemantauan screen time, bermain dan membicarakan aktivitas hari itu.

22.00: Waktunya Tidur

Begitu selesai semua rangkaian kegiatan, waktunya anak tidur. Kadang sebelum tidur orang tua membacakan cerita.

Baca Juga: Mulai MPASI, Ini Panduan Jadwal Makan Bayi 6 Bulan Paling Ideal

Oh, iya satu hal yang paling penting pastikan waktu tersebut sesuai dengan keadaan dan mendukung anak juga. Tidak perlu membandingkan bahkan bersaing dengan anak lainnya. Semoga dapat terbantu gambaran Bunda ketika membuat jadwal kegiatan.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Referensi Panduan Jadwal Kegiatan Anak Usia 3 Tahun

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Luqman, sebuah nama yang memancarkan aura kebijaksanaan dan kecerdasan. Berasal dari bahasa Arab dan memiliki makna yang cukup mendalam. Dalam artikel ini, mari kita selami arti nama Luqman dan kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan. Makna dan Asal Usul Nama Luqman (لُقْمَان) memiliki arti “bijaksana”, “cerdas”, atau “berakal budi”. Kata ini berakar dari kata “al-luqmān” (اللُّقْمَان) […]

    Trending

    Elshanum mungkin masih termasuk salah satu nama yang masih terhitung jarang dipakai. Bahkan saking jarangnya ketika kamu search pada  pencarian hampir tidak menemukan sosok terkenal yang bernama Elshanum. Justru kebanyakan terdapat pada nama usaha, seperti online shop, kost-kostan dan produk pakaian. Nah, berhubung masih jarang, bisa jadi kesempatan Bunda dan Ayah untuk memberikan nama Elshanum […]
    Sekilas kelihatannya pemberian nama pada anak, hanya sekadar mencari dan lalu asal memakainya saja. Padahal sebenarnya hal tersebut tidak mudah, lantaran dalam memberikan sebuah nama harus memperhatikan beberapa hal, seperti arti dan menyangkut harapan orang tua dimasa depannya kelak. Tapi, tenang sekarang ini tentu sudah banyak terdapat pilihan. Kali ini bakal membahas beberapa kombinasi dari […]